Selasa, 02 November 2010

SEJARAH SINGKAT

                                      
                                  SEJARAH BERDIRINYA SMA NEGERI 1 PAGAR ALAM

PENDIRIAN SMA DI AWALI DALAM RAPAT PERSATUAN ORANG TUA MURID SMP NEGERI PAGAR ALAM TAHUN 1965 PADA HARI SENIN TANGGAL, 10 MEI 1965, JAM 09.00 WIB. YANG DI HADIRI OLEH :

1. PENGURUS PERSATUAN ORANG TUA MURID ( POM )
2. CATUR TUNGGAL PAGAR ALAM
3. DEWAN GURU SMP NEGERI
4. WALI MURID SMP NEGERI

                        PENDIRIAN SMA DI DASARI OLEH BEBERAPA ALASAN :
- MELIHAT KEINGINAN MASAYARAKAT
- MELIHAT KEMAMPUAN MATERIAL DARI MASYARAKAT
- MELIHAT KESUKARAN MENCARI SEKOLAH BAGI PARA PELAJAR LULUSAN SMP NEGERI  PAGAR ALAM
- MELIHAT KESANGGUPAN DARI TENAGA – TENAGA PENDIDIK ( PGRI ) UNTUK MENJALANKAN TUGAS MENGAJAR, SEMENTARA GURU YANG TETAP BELUM DATANG
- MENDENGAR KEBULATAN TEKAD CATUR TUNGGAL PAGAR ALAM

                           RAPAT MEMBUAT KEPUTUSAN :
- SMA HARUS SUDAH BERDIRI TAHUN AJARAN 1965/1966
- MEMBENTUK PANITIA PENDIRI SMA
- TEMPAT BELAJAR SEMENTARA MEMAKAI RUANGAN SMP PGRI
- PENDAFTARAN DI MULAI PADA AKHIR TAHUN 1964/1965
- PEMBENTUKAN PANITIA PENDIRI / PEMBINA SMA


                          PELINDUNG / PENASEHAT : PANCA TUNGGAL LAHAT
KETUA I   :                  HARUN NANGTJIK
KETUA II  :                  SUKINAP. D. N
BENDAHARA :           KGS. A. CHAN
SEKSI KEUANGAN :
KETUA :                       A. LATIF
ANGGOTA :              
                                   LIM KWIE HONG
                                   AMINUDIN
                                   H. SUKIR
                                   NANGTJIK
                                   MATJIK ( PAJAK )
                                   WAHID
PENULIS I :              MARSPIN
PENULIS II :             SAFEI 

SEKSI PENERANGAN :
KETUA :                  H. ASIM. R
ANGGOTA : 
                                GURU – GURU SEKECAMATAN
                                A. KARIM ( KUA )
                                TENAR
WAKIL ORMAS
                             . NU. PSII, MUHAMMADIYAH,
                               TAMAN SISWA
                               RENCANA PEMBANGUNAN :
KETUA :                SYAMSURI, RATMONO
ANGGOTA : 
                              RATMONO ( PU )
                              SUDARWITO
                              PAUZI
                              Dr. KWE SAM HIEN
                             A. RAIS ( PGA )
                             HIDAYAT ( KEJAKSAAN )
SEKSI USAHA :
KETUA :              BASUNING
KETUA II :          ABD. MANAF
ANGGOTA :  
                           M. HUSIEN, BA
                          RASMAN
                         KADARISMAN ( POLISI )


HASIL KEPUTUSAN RAPAT DI REALISASIKAN MEMBENTUK SEKSI PENERANGAN DAN SEKSI USAHA DENGAN TUGAS :

- SEKSI PENERANGAN :
SAUDARA PAUZI BERTUGAS MENCETAK SELEBARAN – SELEBARAN UNTUK MEMPERKENALKAN PENDIRIAN SMA DI PAGAR ALAM

- PANITIA MENGHUBUNGI RRI PALEMBANG UNTUK PENYIARAN BERDIRINYA SMA DI PAGAR ALAM
- SEKSI USAHA MENCARI TENAGA GURU
- SEKSI KEUANGAN MENCARI DANA


DANA PEMBANGUNAN DI HIMPUN DARI :
- SUMBANGAN SETIAP WALI MURID SEBESAR : Rp. 50.000,-
- PARA USAHAWAN PEDAGANG HASIL BUMI
- WARUNG / TOKO SEBANYAK 79 TOKO / WARUNG ANTARA LAIN :
o TOKO MAS SETIA
o TOKO PEKALONGAN
o TOKO DESCO
o TOKO MELATI
o TOKO ASIA
- TOKOH MASYARAKAT
o H. JAMAL
o A. NASURI
o BUJANG PADANG
- KEGIATAN PASAR MALAM
- CIVICS MASION SISWA DAN GURU DI DESA – DESA MEMINTA BANTUAN KOPI DAN BERAS
- PENJUALAN KALENDER
- GOTONG ROYONG SISWA, HANSIP, MENGUMPULKAN BATU DAN PASIR DARI LEMATANG
- KEGIATAN SEKOLAH DI MULAI TANGGAL, 1 AGUSTUS 1965 DI LAKUKAN OLEH PANITIA DAN ADMINISTRASI SEKOLAH DI JALANKAN OLEH :

o SAUDARA SYAMSURI
o SAUDARA MARSPIN


PEJABAT PIMPINAN SEKOLAH DI JABAT OLEH PANITIA DAN DI JALANKAN OLEH                                          SAUDARA A. MANAF.
DEWAN GURU :
                                                    GURU TETAP SDR. P. LUBIS, BA
                                                   DI BANTU GURU – GURU SMP NEGERI
JUMLAH PELAJAR ( SISWA ) : 
                                                  34 ORANG, 12 PEREMPUAN DAN 22 LAKI-LAKI
DENGAN LOKAL BELAJAR SMP PGRI
TANGGAL, 2 SEPTEMBER DI LAKUKAN SERAH TERIMA PIMPINAN SEKOLAH DARI PANITIA KE PADA SAUDARA MARUSIN IDRIS, DAN PADA TANGGAL 2 OKTOBER 1965, TERBENTUK PERSATUAN PELAJAR SMA ( PP. SMA ), DENGAN BIDANG GERAK :
- BIDANG PELAJARAN
- BIDANG OLAHRAGA
- BIDANG KESENIAN

                TANGGAL 2 NOPEMBER 1965 TERBENTUK PERSATUAN ORANG TUA MURID
( POM SMA ) DENGAN PENGURUS :
KETUA I :                     A. NAZURI
KETUA II :                    H. JAMAL
BENDAHARA I :          H. MASAGUS ALI
PEMBANTU :               ADAM. D
                                      CIKMAN
                                      KGS. NAGTJIK
                                      A. HAMID
PENULIS :                    MUNU
BENDAHARA II :         M. BAKSI

- TANGGAL 22 PEBRUARI 1966 BERLANGSUNG RAPAT MASALAH PENEGERIAN SMA DI HADIRI OLEH :
o HARUN NANGTJIK ( KETUA I )
o MARSPIN. DN ( KETUA II )
o MARUSIN IDRIS ( KEPALA SEKOLAH )
- TANGGAL, 6 MARET 1966 UTUSAN BERANGKAT KE PALEMBANG DALAM RANGKA PENEGERIAN SMA PAGAR ALAM
- TANGGAL 11 MARET 1966 BERANGKAT KE JAKARTA

- BULAN JUNI 1966 DI LAKUKAN PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN SMA NEGERI OLEH PANCA TUNGGAL TK. II LAHAT :
o KEPALA. A.K.R.I
o BUPATI. A. RACHMAN
- CATUR TUNGGAL PAGAR ALAM :
o HARUN NANGTJIK
o SUKINAP. DN
- TANGGAL, 1 AGUSTUS 1966 STATUS SMA PAGAR ALAM MENJADI SMA NEGERI PAGAR ALAM




BERSAMBUNG........

TRI OUT SOSIOLOGI 2009/2010

1. Tipe tindakan afektif adalah seperti terdapat dalam contoh berikut…
a. Masyarakat Indonesia merasa iba ketika Ibu Tien Soeharto meninggal dunia
b. Para tokoh agama mengharapkan adanya kerukunan antar umat agama
c. Pemerintah membangun tempat untuk berbagi umat beragama
d. Umat beragama melaksanakan berbagai ibadat
e. Berjabat tangan dengan menggunakan tangan kanan

2. Perhatikan pernyataan berikut :
1. koalisi beberapa partai
2. konflik di Aceh
3. TPI Fighting Championship
4. Kofi Anan menjadi mediator antara Irak dan AS
Pernyataan di atas yang merupakan bentuk interaksi sosial assosiatif dan disosiatif adalah nomor……..
a. 1, 2 dan 3, 4
b. 1, 3 dan 2, 4
c. 2, 3 dan 1, 4
d. 2, 4 dan 1, 3
e. 1, 4 dan 2, 3

3. Berikut ini yang bukan ciri-ciri interaksi sosial....
a. Jumlah pelakunya dua orang atau lebih
b. Adanya komunikasi antara para pelaku
c. Menggunakan simbol-simbol tertentu
d. Adanya dimensi waktu menentukan sifat interaksi
e. Adanya suatu tujuan yang hendak dicapai

4. Salah satu syarat agar terjadinya interaksi adalah adanya….
a. nilai
b. norma
c. kontak
d. norma
e. pikiran

5. Orang tua yang memberikan hadiah untuk anaknya yang berprestasi merupakan bentuk…
a. Empati
b. Simpati
c. Identifikasi
d. Motivasi
e. Asimilasi

6. Berikut ini yang bukan merupakan fungsi nilai social dalam kehidupan bermasyarakat….
a. Memberikan seperangkat alat untuk menetapkan harga sosial kelompok
b. Mengarahkan masyarakat dalam berfikir dan bertingkah laku
c. Alat solidaritas di kalangan anggota kelompok dan masyarakat
d. Media untuk mengontrol perilaku manusia
e. Untuk standardisasi kehidupan individu dan anggota kelompok

7. Membuang sampah tidak pada tempatnya tergolong melanggar norma, sehingga masyarakat memberikan…
a. sanksi
b. teguran
c. ancaman
d. denda
e. hukuman

8. . Keteraturan sosial merupakan suatu kondisi dinamis yang menyebabkan kehidupan masyarakat berlangsung tertib dan teratur.. Terciptanya keteraturan ini disebabkan oleh adanya dua faktor yang terdapat dalam masyarakat tersebut, yaitu :
a. nilai dan norma sosial
b. nilai tradisional dan nilai budaya
c. saling pengertian dan tenggang rasa
d. rasa persatuan dan kesatuan
e. kerjasama dan saling membutuhkan

9. Contoh agen sosialisasi di masyarakat yang dalam waktu relatif singkat dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat adalah…
a. sekolah
b. taman bermain
c. media elektronik
d. guru/tenaga pendidik
e. keluarga

10. Perilaku seksual di luar nikah yang dilakukan kaum remaja yang bertempat tinggal di lingkungan pelacuran, merupakan penyimpangan sosial sebagai akibat……
a. kurangnya bimbingan dan perhatian orang tua
b. proses sosialisasi sub kebudayaan menyimpang
c. proses modernisasi yang cepat dalam masyarakat
d. lemahnya pengawasan aparat pemerintah
e. norma-norma yang ada di masyarakat tidak berfungsi

11. Seorang individu akan dinggap melakukan penyimpangan sosial mengakibatkan banyak kaum remaja mengonsumsi apabila…..
a. tidak menyelesaikan tugas tepat waktunya
b. melawan tindakan sewenang-wenang
c. perilakunya tidak sesuai dengan norma-norma dan nilai sosial yang berlaku dimasyarakat.
d. menentang keinginan sendiri dan hati nurani
e. Gaya hidupmengikuti adat istiadat dan nilai-nilai tradisonal

12. Berikut ini yang bukan merupakan contoh pengendalian social yang yang bersifat refresif adalah….
a. pendidikan moral sejak dini dalam keluarga
b. menghukum siswa yang bolos sekolah
c. memberi hukuman penjara seumur hidup bagi pengedar narkoba
d. siswa yang terlibat tawuran dihukum jemur dibawah terik matahari
e. hukuman denda bagi individu yang membuang sampah sembarangan

13. Peranan nilai dan norma dalam pengendalian sosial adalah……..
a. mendorong masyarakat untuk berprestasi
b. sebagai alat pengontrol tingkah laku anggota masyarakat
c. mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan
d. meningkatkan hubungan sosial dalam masyarakat
e. memicu agresifitas dalam masyarakat

14. Dalam setiap kehidupan masyarakat pelapisan sosial akan selalu tetap ada. Hal ini disebabkan oleh…
a. keadaan masyarakat yang kompleks
b. kemajemukan masyarakat
c. Adanya sifat masyarakat yang selalu dikatakan modern
d. adanya struktur yang unik dalam masyarakat
e. Adanya sesuatu yang dihargai dan bernilai

15. Salah satu ukuran yang menjadi dasar penggolongan anggota masyarakat dalam pelapisan sosial tertentu adalah…
a. Tinggi badan
b. Kekayaan
c. Tempat tinggal
d. Kesukaan
e. Ras

16.Pada masyarakat modern,stratifikasi sosialnya bersifat terbuka karena…
a. Homogenitasnya tinggi
b. Orang-orangnya relatif kaya
c. Memiliki pengetahuan yang tinggi
d. Mobilitas sosialnya relatif tinggi
e. Tingkat demokratisnya tinggi

17.Pelapisan sosial berdasarkan sistem kasta bersifat tertutup sebab…
a. Sistem kasta hanya dikenal di negara India
b. Kasta diperoleh melalui keturunan dan berlaku seumur hidup
c. Masyarakat Bali sebagian besar memeluk agama hindu
d. Bentuk perkawinan dalam masyarakat Hindu bersifat eksogami
e. Sejak India merdeka pelaksana sistem kasta cendrung lunak

18. Lapisan teratas dalam sistem pelapisan sosial masyarakat industri berdasarkan kriteria ekonomi adalah
a. Teknokrat
b. Kaum cendikiawan
c. Pemilik modal
d. Profesional
e. para konsumen

19. Pada masa kolonial Belanda kelompok masyarakat yang menempati lapisan kedua adalah…
a. Bangsawan
b. Kulit putih
c. Priyayi
d. Cina
e. Pribumi

20. Profesi dikategorikan secara horizontal bukan karena secara vertikal karena profesi yang ada di masyarakat…
a. memiliki fungsi bagi masyarakat
b. memiliki ciri yang berbeda
c. memerlukan keahlian yang sama
d. memerlukan pendidikan yang berbeda
e. membutuhkan penghargaan yang sama

21. Di bawah ini yang bukan merupakan faktor pendorong mobilitas sosial adalah....
a. faktor ekonomi
b. faktor status sosial
c. faktor situasi politik
d. faktor kependudukan
e. faktor diskriminasi

22. Ciri utama mobilitas sosial vertikal adalah….
a. berpindahnya status sosial diikuti dengan pembaruan struktur sosial
b. berpindahnya lapisan soail sebagai akibat dari peraliharan status
c. berlangsungnya mobilitas vertikal sesuai dengan norma masyarakat
d. adanya kerjasama antara pelaku mobilitas sosial dan kelompok sosial.
e. Perubahan status sosial tidak mempengaruhi perubahan lapisan sosial.

23. Nyonya Dewi tidak berpendidikan,tetapi dia berhasil ngenyekolahkan anaknya menjadikan sarjana kasus tersebut merupakan contoh mobilitas sosial…
a. horizontal antargenerasi
b. horizontal intragenerasi
c. vertikal naik intragenerasi
d. vertikal naik antargenerasi
e. vertikal turun antargenerasi

24. Seorang anggota TNI dipromosikan dari Sersan ke Letnan karena jasanya. Hal ini merupakan contoh mobilitasi sosial…
a. Vertikal naik
b. Vertikal turun
c. Horizontal
d. Sosial geografik
e. Intragenerasi

25. Perbedaan penghasilan, pendidikan, dan keterampilan dapat dijadikan petunjuk adanya diferensiasi sosial atas dasar…
a. ras
b. umur
c. profesi
d. kesukuan
e. jenis kelamin

26. Faktor intern atau yang datangnya dari masyarakat itu sendiri …
a. bertambah atau berkurangnya penduduk
b. penemuan baru
c. pertentangan (konflik) dalam masyarakat
d. pemberontakan atau
e. tata guna tanah

27. Perubahan sosial diartikan sebagai progres apabila mendatangkan…
a. keuntungan bagi golongan atas
b. kemajuan bagi masyarkat luas
c. peningkatan komoditas ekspor
d. pertumbuhan ekonomi rakyat
e. pemerataan pendapatan nasional

28. Di bawah ini yang bukan merupakan faktor-faktor intern perubahan dalam masyarakat adalah....
a. adanya penemuan baru
b. bertambah dan berkurangnya penduduk
c. terjadinya perubahan lingkungan alam
d. terjadinya perubahan lingkungan alam
e. terjadinya pemberontakan dlm masyarakat

29. Berkaitan dengan kelangsungan hidup generasi, pranata keluarga mempunyai fungsi…
a. Reproduksi
b. Afeksi
c. Proteksi
d. Ekonomi
e. Sosialisasi

30. Fungsi pranata agama bagi kehidupan manusia dalam menghadapi tantangan hidup didunia adalah…
a. memberi petunjuk ke arah keselamatan dunia
b. memberi kemudahan ke arah keselamatan akhir
c. mencari keuntungan duniawi dengan maksimal
d. mengatasi ketidakberdayaan dan keterbatasan
e. memberi kesehatan dan penghormatan kepada Tuhan

31. Pemilihan masalah dalam penelitian yang paling baik berasal dari minat peneliti karena…
a. akan mudah untuk dipecahkan
b. mudah untuk mengumpulkan data
c. lebih memberi motivasi bagi peneliti
d. akan lebih mudah dalam menganalisis data
e. rancangan penelitian sudah tersedia

32. Peneliti perlu menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak yang membantu penelitiannya. Rosa terima kasih itu ditulis pada…
a. judul
b. pendahuluan
c. pengesahan
d. kesimpulan
e. kata pengantar

33. Dalam garis besarnya laporan penelitian sosial yang disusun terdiri dari bagian…
a. judul, isi dan kesimpulan
b. kata pendahuluan dan isi laporan
c. isi dan kesimpulan serta saran
d. pendahuluan, isi dan penutup
e. kata pengantar dan pengesahan

34. Menurut cara memperolehnya, data penelitian terdiri dari…
a. Data internal dan eksternal
b. Data kualitatif dan kuantitatif
c. Data empiris dan non empiris
d. Data primer dan data sekunder
e. cross section data dan time series data

35. Di bawah ini yang bukan merupakan beberapa contoh alat bantu observasi adalah....
a. angket
b. kamera
c. tope recorder
d. sumber daya manusia
e. media cetak

36. Pedoman wawancara (angket) yang disertaii pilihan jawaban yang telah disediakan disebut
a. Angket terbuka
b. Angket tertutup
c. Angket penelitian
d. Angket berstruktur
e. Angket berencana

37. Perkembangan ilmu pengetahuan merupakan dasar berpijaknya masyarakat modern karena…
a. dengan ilmu pengetahuan kemajuan diperoleh
b. kehidupan menjadi indah dan nyaman
c. dapat mengganti manusia dengan robot
d. membuat sumber daya manusia yang siap pakai
e. ilmu pengetahuan memacu sikap konsumtif

38. Sampel yang diambil berdasarkan tingkatan di mana tiap strata harus terwakili disebut sampel....
a. acak
b. wilayah
c. proporsional
d. kelompok
e. berstrata.

39. Seseorang mengadakan peneliitian tentang pendapat siswa yang berhubungan dengan perkelahian pelajar. Sampel yang ia tentukan berjumlah kurang lebih 200 siswa. Waktu yang ia miliki untuk mengumpulkan data relatif terbatas. Metode pengumpulan data yang sesuai dengan situasi tersebut adalah....
a. wawancara
b. angket
c. tes
d. observasi
e. dokumentasi

40. Perhatikan tabel berat badan siswa kelas III IPS berikut ini.
X ( dalam kg) F
80-84
75-79
70-74
65-59
60-64
55-59
8
10
30
20
15
5
Angka modus dari tabel tersebut adalah....
a. 70, 8
b. 71,3
c. 72,8
d. 73,3
e. 74,8

Membentuk Insan Indonesia Cerdas Komprehensif melalui Pendidikan Budi Pekerti imbangi pengetahuan Umum.

Dalam alquran surat al-mujadillah ayat 11 diartikan bahwa orang-orang yang mempunyai ilmu pengetahuan dijanjikan oleh Allah SWT untuk dinaikan derajatnya beberapa derajat dihadapan Allah SWT...memaknai arti ayat di atas, jelas ilmu pengetahuan itu sangat penting, maka sebagai pendidik yang terdidik sudah sepantasnya kita menunjukan sikap yang patut ditiru dan dijadikan contoh oleh peserta didik. maka sedini mungkin kita tanamkan sikap dan akhlak terpuji bagi peserta didik dan diimbangi dengan ilmu pengetahuan umum sesuai dengan ilmu yang akan ditraNsfer kepada peserta didik. sekarang ini dekadensi moral dan fatalistik sering kita temukan didunia pendidikan khususnya bagi peserta didik, banyak pengaruh negatif diserap tanpa terfilter oleh kemampuan otak mereka akibat semakin pesatnya teknologi tanpa ada tameng membendung akibat hausnya akan iman dan taQwa dalam diri peserta didik.
jadi,mari kita bahu membahu membenahi akhlak kita dan ahlak peserta didik, demi membentuk insan indonesia cerdas komprehensif serta dapat kita raih drajat yang dijanjikan Allah SWT.Amin