Rabu, 27 Oktober 2010

SKL Lembaga Sosial

COBA KERJA SENDIRI........

STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN (SKL)
MATA PELAJARAN SOSIOLOGI
SOAL MENGANALISIS PERAN DAN FUNGSI LEMBAGA SOSIAL

1. Suatu proses yang dilewati nilai dan norma yang baru untuk menjadi bagian dari satu lembaga kemasyarakaran dinamakan …………..
a. Institutionalized d. lembaga sosial
b. Internalized e. pranata sosial
c. Sosialisasi
2. Himpunan norma-norma dari segala tingkatan yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok dalam kehidupan masyarakat disebut………..
a. Institutionalized d. pranata sosial
b. lembaga sosial e. internalisasi
c. Sosialisasi
3. Secara umum lembaga sosial mengandung beberapa unsur yaitu, kecuali ….
a. Sistem peraturan yang kompleks, adat kebiasaan.
b. Jaringan struktur sosial yang mengalami distorsi
c. Peranan sosial yang menentukan tingkah laku.
d. Pola tingkah laku sosial dan mempertahankan nilai-nilai.
e. Mengatur hubungan sosial dan memenuhi kebutuhan pokok.
4. Dari segi bahasa lembaga berarti …….
a. Tunas d. tipikasi
b. Cabang e. dasar
c. Badan
5. Contoh tipe pranata sosial dalam kehidupan masyarakat dilihat dari sudut penyebarannya yaitu general institution adalah …..
a. Lembaga kejaksaan d. lembaga pemerintah
b. Pranata Hukum e. Kelompok pemeras
c. Pranata agama
6. Perwujudan dari lembaga yang sifatnya lebih kongkret dinamakan…….
a. Asosiasi d. laboran
b. Institusi e. hukum
c. wadah
7. Crescive institution merupakan pranata sosial yang tidak disengaja tumbuh dari adat istiadat perkembangannya, hal ini dapat kita saksikan di masyarakat ….
a. Pranata pendidikan d. rekreasi
b. Pemeliharaan pusaka keris e. perkawinan
c. Lembaga agama
8. Perhatikan pernyataan-pernyataan di bawah ini
1) Usage 5) mores
2) Folkloor 6) akhlak
3) Folkways 7) custom
4) Subdiary 8) action
Kekuatan mengikat norma-norma dalam masyarakat supaya hubungan antar manusia terlaksana …….
a. 1, 3, dan 4 d. 1, 3, 5, dan 7
b. 4, 5, dan 6 e. 2, 3, 6, dan 8
c. 6, 7, dan 8
9. Istilah mores disebut juga tata kelakuan, yaitu ..
a. adalah perbuatan yang diulang-ulang dalam bentuk yang sama
b. kebiasaan kebiasaan yang dianggap sebagai cara berperilaku dan diterima norma-norma pengatur.
c. menunjuk pada suatu bentuk perbuatan
d. adalah tata kelakuan yang kekal serta kuat integrasinya dengan pola-pola perilaku masyarakat.
e. Sesuatu yang memang dilakukan oleh masyarakat.
10. Lembaga sosial yang berkaitan dengan simbol memiliki kegunaan untuk ….
a. Mengatur segala bentuk aktivitas manusia
b. Mencapai sustu tujuan yang ditentukan
c. Memberi identitas bagi anggota masyarakat
d. Memberi acuan kepada masyarakat dalam berinteraksi
e. Melindungi setiap anggota masyarakat
11. Unsactioned institutioned yaitu pranata sosial yang ditolak oleh masyarakat meskipun masyarakat tidak mampu memberantasnya, misalnya ….
a. kelompok pemeras d. mafia peradilan
b. lembaga rahasia e. koruptor
c. Kelompok Hamas
12. Menurut Gillin dan Gillin tipe pranata sosial dari sudut perkembangannya adalah …..
a. Basic Institution d. Approved
b. Enacted Institution e. Restructed Institutions
c. Unsactioned institutioned
13. Fungsi pranata keluarga yang paling alamiah adalah …..
a. Membahagiakan keluarga d. membantu masyarakat
b. Mendidik anak e. melanjutkan keturunan
c. Mewariskan budaya
14. Pranata sosial jika dilihat dari fungsinya sebagai lembaga adalah….
a. Pranata hak milik d. konsumerisme.
b. Pranata utang piutang e. berang-barang industri
c. Pranata industri
15. Perhatikan beberapa pernyataan berikut :
1) Memberikan keterampilan masa depan
2) Mengajarkan kebudayaan nasional
3) Mengembangkan sikap toleransi antar suku yang berbeda
4) Memberantas kebodohan dan keterbelakangan sosial
Dalam rangka mewujudkan integrasi nasional, fungsi nyata dari sekolah adalah nomor ….
a. 1 dan 2 d. 2 dan 4
b. 1 dan 3 e. 4 dan 5
c. 2 dan 3
16. Seperangkat norma yang dibentuk, diubah dan dipertahankan manusia disebut …..
a. Asosiasi sosial d. tata tertib
b. Adat kebiasaan e. peraturan
c. Lembaga sosial
17. Untuk mengenali dan mencapai tujuan tertentu lembaga social terikat oleh …….
a. Interaksi antar masyarakat d. daerah asal
b. Historis pemerintahan e. norma dan nilai
c. Kebutuhan primer
18. Pemuasan kabutuhan-kebutuhan khusus tertentu merupakan ciri lembaga sosial yang dapat dilihat dalam masyarakat :
a. Perayaan hari kemerdekaan RI d. kebutuhan primer
b. Sosialisasi dalam keluarga e. jenjang karir dalam pekerjaan
c. Pembentukan mental spriritual
19. Perbedaan yang khusus asosiasi dengan lembaga sosial adalah ……
a. Folkways d. peguyuban seni
b. Lembaga pendidikan e. pelembagaan norma
c. Kawanan perampok
20. Perhatikan pernyataan di bawah ini :
1) Lembaga keluarga 5) Lembaga kekaryaan
2) Lembaga pemasyarakatan 6) Lembaga agama
3) Lembaga pendidikan 7) Lembaga lembaga pemerintahan
4) Lembaga ekonomi
Gambaran dan penjelasan ciri-ciri umum lembaga sosial pada dasarnya melekat pada lembaga di atas, kecuali .
a. 1, 2, dan 4 d. 2 dan 5
b. 5, 6, dan 7 e. 4 dan 7
c. 1, 3 dan 7
21. Salah satu fungsi lembaga pendidikan adalah ……
a. Mengembangkan bakat seseorang secara maksimal
b. Menanamkan ideology tertentu kepada seseorang
c. Menciptakan masyrakat elit
d. Memperbaiki hubungan social antar masyarakat
e. Mengusahakan perdamaian nasional
22. Ciri penting lembaga sosial dalam pola tingkah laku yang tetap dan menjadi warisan tradisi masyarakat tertentu adalah …….
a. Pengaturan jumlah anak
b. Keluarga Jawa senantiasa memperhatikan memperhatikan bibit, bebet, bobot.
c. Cara menggunakan baju bodo bagi wanita suku Bugis
d. Upacara adat erau bagi masyarakat Kutai Kartanegara
e. Eksistensi suku Dayak dalam memberdayakan potensi hutan
23. Regulatif institution bertujuan mengawasi mengawasi tata kelakuan dalam masyarakat, misalnya ………
a. Pranata keluarga d. pranata hukum
b. Pranata ekonomi e. pranata politik
c. Pranata sosial
24. Asosiasi merupakan perwujudan dari lembaga sosial yang bersifat kongkrit diantaranya adalah lembaga ekonomi……..
a. Pasar tradisional d. krisis moneter
b. Jiwa bisnis yang kuat e. fakultas ekonomi
c. perseroan
25. Susunan keluarga yang menarik garis keturunan dari pihak ibu saja dinamakan …..
a. unilateral d. bilineal
b. patrilinier e. bilineal
c. matrilinieal
26. Terjadinya perubahan pada suatu lembaga berpengaruh pada lembaga lain, hal ini merupakan ciri penting lembaga sosial :
a. pemuasan kebutuhan-kebutuhan khusus tertentu
b. pola tingkah laku bersifat tetap dan merupakan bagian dari kebiasaan
c. landasan lembaganya cukup luas dan berbagai kagiatannya sentral
d. tiap lembaga sosial terbentuk dan diatur sesuai dengan norma da nilai
e. cita-cita luhur sebuah lembaga sosial umumnya diterima baik oleh masyarakat
27. Landasan lembaga sosial cukup luas dan kegiatan-kegiatannya terpusat, dapat dicermati dalam contoh di bawah ini ….
a. pembentukan kepribadian anak d. pengaturan jumlah anak.
b. lembaga pemerintah dibentk birokrasi e. pendidikan anak
c. tunjangan keluarga
28. Jenis asosiasi dalam bentuk badan ilmiah dan balai penyelidikan termasuk bidang kegiatan…….
a. pendidikan d. iptek
b. pelatihan e. lembaga penelitian
c. balai pustaka
29. Pernyataan di bawah ini yang bukan termasuk asosiasi adalah …..
a. memilki prosedur hukum d. mempunyai aturan yang jelas
b. sistem kepemimpinan formal e. memilki kepentingan bersama
c. mengatur hubungan sosial
30. Lembaga sosial yang terdapat dalam masarakat yang bukan bentuk asosiasi adalah
a. kelompok persahabatan remaja d. pola pembinaan moral
b. Kendedez Club e. gerakan sosial politik
c. perkumpulan pengusaha
31. Lembaga pendidikan dalam peranannya di masyarakat memiliki fungsi manifest mendidik generasi muda, sedangkan fungsi latennya adalah ….
a. Mencegah agar siswa tidak menjadi buruh anak-anak
b. Mencerdaskan kehidupan masyarakat
c. Memilih melanjutkan pendidikan yang tinggi
d. Menguasai IPTEK
e. Pengelolaan manajemen pendidikan dengan baik
32. Perhatikan pernyataan di bawah ini :
1) memberi pedoman tentang bagaimana seharusnya menghadapi masalah
2) sebagai upaya menyelesaikan konflik dalam masyarakat
3) menjaga kebutuhan dari masyarakat yang bersangkutan.
4) social control
5) sebagai akomodasi sekaligus solving problem
6) jalan tengah antara kebutuhan dengan kepentingan masyarakat
pernyataan di atas yang menjadi fungsi umum lembaga sosial adalah :
a. 1, 2, dan 3 d. 1, 3, dan 4
b. 3, 4, dan 5 e. 3, 4, dan 6
c. 4, 5, dan 6
33. Jumlah orang yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak dalam lembaga keluarga adalah ..
a. Orang tua d. the big family
b. Extended family e. nuclear family
c. Conjugal family
34. Institusi sosial sering disebut juga …..
a. Struktur sosial d. asosiasi
b. social institution e. pranata sosial
c. proses sosial
35. Fungsi umum lembaga sosial dalam memberikan pegangan kepada masyarakat dengan maksudnya mengadakan sistem pengawasan disebut ……
a. Social change d. social control
b. Social institution e. pengawasan sosial
c. Sosial mobility
36. Salah satu tugas pokok lembaga sosial adalah …
a. Menjadi ajang kreativitas e. memelihara ketertiban
b. Menciptakan solidaritas d. mengupayakan kemajuan
c. Memelihara tradisi
37. Fungsi yang jelas, tampak, disengaja, dan diakui oleh lembaga sosial yang bersangkutan disebut sebagai fungsi yang bersifat ….
a. Laten. e. transparan
b. Manifest d. utilitas
c. Menonjol
38. Setiap anak akan diperkenalkan berbagai peranannya di masyarakat, hal ini termasuk fungsi lembaga …..
a. Lembaga keluarga e. lembaga pembinaan anak
b. Lembaga pendidikan d. penitipan anak
c. Lembaga adat
39. Perangkat aturan dan status yang mengkhususkan diri pada pelaksanaan kekuasaan dan wewenang adalah lembaga …..
a. Pendidikan d. agama
b. Politik e. keluarga
c. ekonomi
40. Menurut Karl Max, agama pada hakikatnya berfungsi sebagai ….
a. Pemersatu kehidupan masyarakat d. pemicu terjadinya kejumudan
b. Candu bagi masyarakat e. menjauhkan diri dari urusan duniawi
c. Pemecah belah masyarakat

ringkasan lembaga sosial

SOCIAL INSTITUTION (Lembaga Sosial)

1. PENGERTIAN
Dari Segi bahasa, Lembaga Sosial memiliki arti tunas, bakal, asal mula, bagi tumbuhnya kelompok sosial atau organisasi di masyarakat.
Defenisi Lembaga Sosial adalah :
a. Deretan peran sosial yang membentuk pola tingkah laku yang mapan disertai struktur sosial dan sistem peraturan untuk memenuhi kebutuhan pokok bagi kelangsungan hidup masyarakat.
b. Himpunan norma-norma dari segala tingkatan yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok dalam kehidupan masyarakat.

Pada umumnya lembaga sosial mengandung beberapa unsur, yaitu :
a. Sistem peraturan yang kompleks, adat kebiasaan.
b. Peranan sosial yang menentukan tingkah laku.
c. Pola tingkah laku sosial.
d. Struktur sosial dalam konteks nilai yang relevan.
e. Mempertahankan nilai-nilai.
f. Mengatur hubungan sosial.
g. Memenuhi kebutuhan pokok.

Supaya hubungan antar manusia di dalam suatu masyarakat terlaksana, maka diciptakanlah norma-norma, yang mempunyai kekuatan yang berbeda-beda. Untuk dapat membedakan kekuatan mengikat norma-norma tersebut dikenal empat pengertian :
a. Usage (cara) menunjuk pada suatu bentuk perbuatan.
b. Folkways (kebiasaan) adalah perbuatan yang diulang-ulang dalam bentuk yang sama
c. Mores (tata kelakuan) kebiasaan kebiasaan yang dianggap sebagai cara berperilaku dan diterima norma-norma pengatur.
d. Custom (adat istiadat) adalah tata kelakuan yang kekal serta kuat integrasinya dengan pola-pola perilaku masyarakat.

2. PROSES PEMBENTUKAN LEMBAGA SOSIAL
Terbentuknya lembaga sosial melalui proses berikut ini :
a. Institutionalized yaitu proses suatu norma menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehingga dikenal, dihargai, ditaati, dan diakui.
Dengan kata lain proses institusionalisasi adalah proses pelembagaan, yaitu proses yang dilewati nilai dan norma yang baru untuk menjadi bagian dari salah satu lembaga sosial.
b. Internalized (internalisasi) yaitu proses penyerapan norma-norma oleh masyarakat sehingga norma-norma tersebut mendarah daging, sebagai pedoman cara berpikir, bersikap, dan berperilaku dalam kehidupan sehari-hari.

3. TIPE LEMBAGA KEMASYARAKATAN (PRANATA SOSIAL)
Tipe pranata sosial menurut Gillin dan Gillin adalah sebagai berikut :
a. Dari sudut perkembangannya :
1) Crescive institution, merupakan pranata sosial yang tidak disengaja tumbuh dari adat istiadat. Contoh : pranata hak milik, perkawinan, dsb.
2) Enacted Institution, merupakan pranata sosial yang disengaja dibentuk untuk mencapai tujuan tertentu. Contoh : pranata utang piutang dan pranata pendidikan.
b. Dari sudut sistem nilai yang diterima oleh masyarakat :
1) Basic Institution merupakan pranata sosial yang penting untuk memelihara dan mempertahankan tata tertib dalam masyarakat, misalnya keluarga, sekolah, negara, dsb.
2) Subsidiary Institution merupakan pranata sosial yang berkaitan dengan hal-hal yang dianggap oleh masyarakat kurang penting, misalnya rekreasi.
c. Dari sudut penerimaan masyarakat :
1) Approved atau sanctioned institution yaitu pranata sosial yang diterima oleh masyarakat, misalnya sekolah, perusahaan, dagang, dsb.
2) Unsactioned institutioned yaitu pranata sosial yang ditolak oleh masyarakat meskipun masyarakat tidak mampu memberantasnya, misalnya kelompok pemeras, penjahat, pencoleng, dsb.
d. Dari sudut penyebarannya :
1) General Institutions yaitu pranata sosial yang dikenal oleh sebagian besar masyarakat dunia, misalnya pranata agama.
2) Restructed Institutions yaitu pranata sosial yang hanya dikenal oleh masyarakat tertentu saja, misalnya pranata agama Islam, pranata agama Katolik, pranata agama Kristen, pranata agama, Hindu, pranata agama Budha, pranata agama Kong Hu Chu.
e. Dari sudut fungsinya :
1) Operative Institutions yaitu pranata sosial yang berfungsi menghimpun pola-pola atau tata cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan masyarakat yang bersangkutan, misalnya pranata industri.
2) Regulative Institutions yaitu pranata sosial yang bertujuan mengawasi adat istiadat atau tata kelakuan yang ada dalam masyarakat, misalnya pranata-pranata hukum seperti kejaksaan, pengadilan, dsb.

4. CIRI-CIRI PENTING LEMBAGA SOSIAL
Pada dasarnya ada enam ciri-ciri penting dari lembaga sosial, antara lain :
1) Pemuasan kebutuhan-kebutuhan tertentu.
Misalnya : pengaturan jumlah anak bagi keluarga, pembentukan kepribadian anak, dsb.
2) Penghormatan terhadap nilai-nilai luhur yang diyakini anggota kelompok dan masyarakat.
Misalnya : bergotong royong dalam anggota keluarga dan masyarakat untuk menyelesaikan atau mengatasi permasalahan demi tujuan hidup bersama yang adil dan tenteram.
3) Pola tingkah laku bersifat tetap atau permanen dan merupakan bagian dari warisan tradisi dari budaya tertentu.
Misalnya : tradisi pemakaman orang yang telah meninggal dalam tradisi budaya Bugis, peringatan 7 hari sampai 1000 hari.
4) Landasan lembaga sosial cukup luas dan kegiatan-kegiatannya sentral, memiliki pengaruh yang luas, sehingga perubahan dalam suatu lembaga berpengaruh pada perubahan lembaga lain dan kehidupan masyarakat secara keseluruhan.
Contohnya, angka perceraian yang tinggi di suatu masyarakat, mempengaruhi ekonomi keluarga, pendidikan anak, melemahnya pandangan hidup berkeluarga, dll.
5) Tiap lembaga sosial terbentuk dan diatur sesuai dengan norma, nilai dan tingkah laku yang diidealkan.
Contohnya, lembaga-lembaga pemerintah terbentuk dalam susunan birokrasi yang tujuannya jelas dan tegas. Tugasnya mengutamakan pelayanan pada masyarakat demi tercapainya kesejahteraan sosial yang adil. Tugas-tugas itu diatur dengan norma (aturan) agar tingkah laku dan peranan pegawai benar-benar berjalan untuk mewujudkan cita-cita tersebut.
6) Cita-cita luhur sebuah lembaga sosial umumnya diterima baik oleh anggota masyarakat , tanpa atau dengan keterlibatan mereka dalam kegiatan di masyarakat.
Contohnya, keluarga Jawa yang hidup sejahtera pembentukannya wajib mempertimbangkan bibit, bebet, dan bobot. Sekalipun tidak semua keluarga Jawa dibentuk mendasarkan prinsip tersebut, namun mereka tetap menghormatinya.

5. ASOSIASI
Asosiasi secara umum memiliki padanan arti kata dengan Perkumpulan, himpunan, persatuan, ikatan, dsb. Ciri dan fungusi pokok pada asosiasi memilki kesamaan dengan yang ada di lembaga sosial.
Asosiasi lebih bersifat khusus, sedangkan lembaga sosial bersifat umum, abstrak, dan konsepsional.
Asosiasi merupakan kelompok formal yang terorganisir untuk mencapai tujuan khusus dan tertentu (spesifik dan spesialistik) yang memeilki aturan dan prosedur hukum, sistem kepemimpinan formal dan memiliki kepentingan bersama tertentu yang disepakati para anggotanya.
Contoh : APINDO, PSSI, ISI (Ikatan Sosiologi Indonesia), PGRI, dll.

6. FUNGSI UMUM LEMBAGA SOSIAL
A. Memberikan pedoman kepada anggota-anggota masyarakat tentang bagaimana mereka harus bersikap atau berperilaku dalam menghadapi masalah-masalah di dalam masyarakat terutama menyangkut kebutuhan dari yang bersangkutan.
B. Menjaga kebutuhan dari masyarakat yang bersangkutan.
C. Memberikan pegangan kepada masyarakat untuk mengadakan sistem pengendalian sosial (social control). Maksudnya mengadakan sistem pengawasan dari masyarakat terhadap perilaku anggotanya.

7. FUNGSI KHUSUS LEMBAGA SOSIAL
a. Lembaga Keluarga
1) Pengaturan tingkah laku seksual.
2) Reproduksi mengembangkan keturunan.
3) Memelihara dan melindungi anak dan orang tua.
4) Sosialisasi peranan, pendidikan anak (edukatif), dan religius.
5) Mewariskan norma dan nilai.
6) Mengembangkan ekonomi rumah tangga.

b. Lembaga Pendidikan
1) Menyiapkan kedudukan dan peranan (anak).
2) Melayani pengalihan-pewarisan nilai budaya.
3) Mengenalkan berbagai peranan pada anak
4) Menyiapkan peranan sosial yang diharapkan.
5) Memberikan penilaian dan pemahaman tentang kedudukan.
6) Menguatkan penyesuaian dan perbaikan hubungan sosial.

c. Lembaga Agama
1) Membantu menemukan identitas moral.
2) Memberikan penafsiran untuk membantu menjelaskan lingkungan fisik sosial.
3) Mengembangkan kebersamaan dan solidaritas sosial.

d. Lembaga Ekonomi
1) Memproduksi dan menghasilkan barang dan jasa.
2) Mendistribusi barang dan jasa.
3) Mengkonsumsi kebutuhan barang dan menggunakan layanan jasa.

e. Lembaga Politik
1) Pelembagaan norma.
2) Penegakan aturan.
3) Penyelesaian konflik.
4) Penguatan layanan kepada masyarakat.
5) Perlindungan rakyat (warga negara) dari serangan pihak luar dan situasi yang membahayakan.

Selasa, 26 Oktober 2010

SMA Model Negeri 1 Pagaralam " peduli bencana "

bencana datang tak terduga, datang melumat apa yang ada disekitarnya. belum selesai pembangunan kembali aceh, nias dan wasior papua, merapi dijogya meletus serta mentawai digoyang gempa disusul tsunami. semua itu mengetuk hati kita "ada apa dengan bumi indonesia?". sebagai sesama anak bangsa Siswa-siswi SMA Model Negeri 1 pagaralam dalam hal ini OSIS mengumpulkan dana untuk membantu meringankan beban saudara-saudara sesama anak bangsa yang sedang tertimpah musibah. doa kami semua tetap tabah, tegar dan berdoa agar badai segera berlalu. amin
.....................................indonesia berduka.